10 HARI TERAKHIR RAMADHAN 1440 H MENCARI MALAM LAILATUL QADHAR

Header Menu

Cari Berita

10 HARI TERAKHIR RAMADHAN 1440 H MENCARI MALAM LAILATUL QADHAR

Saturday, June 1

Oleh: Qomariyah
Mahasiswi IAIN Madura 
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab

Jatimaktual.com,- Bulan ramadhan adalah bulan yang penuh berkah bagi ummat Islam, yang mana ketika bulan ramadhan tiba ummat Islam diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa. Ibadah puasa itu sendiri adalah menahan untuk tidak makan dan minum mulai dari terbitnya matahari sampai tenggelamnya matahari.

Pada bulan yang penuh berkah ini biasanya ummat Islam belomba-lomba dalam hal kebaikan. Ritual yang biasanya dilaksanakan pada bulan ramadhan adalah shalat tarawih yang dilaksanakan setelah shalat isya’ dan juga tadarus yang bisa dilaksanakan kapan saja. 

Sebenarnya tadarus ini tidak hanya dilaksanakan pada saat bulan ramadhan saja, akan tetapi di luar ramadhan pun orang-orang selalu melaksanakannya, bedanya kalau di bulan ramadham mengaji al-qur’an disebut dengan tadarus dan biasanya lebih ditingkatkan lagi membacanya atau menarget agar cepat hatam, sedangkan pada hari biasanya disebut mengaji atau membaca al-Qu’an. 

Sangat disayangkan sekali jika bulan ramadhan ini dilalui dengan biasa-biasa saja (dianggap sama seperti hari-hari biasanya), padahal bulan ramadhan ini adalah kesempatan besar bagi ummat Islam untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan melaksanakan ibadah, seperti shalat tarawih, tadarus, zakat fitrah, ataupun sedekah dan hal-hal baik lainnya.

Mengapa bulan ramadhan dikatakan bulan yang penuh berkah? Karena pada bulan ramadhanlah al-Qur’an (pedoman ummat Islam) diturunkan, tepatnya pada tanggal 17 ramadhan (malam rabu, 21 Mei 2019) yang biasa disebut dengan nuzulul qur’an. Al-Qur’an diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad SAW secara berangsur-angsur. Surah al-Qur’an yang pertama kali turun adalah surah al-‘Alaq ayat 1-5.

Selain nuzulul qu’an, pada bulan ramadhan terdapat pula malam lailatul qadhar (malam seribu bulan), yang mana hal tersebut sangat dinanti-nantikan oleh ummat Islam. Akan tetapi tidak ada yang tahu tepatnya kapan malam lailatul qadhar datang, banyak orang bilang bahwa malam lailatul qadhar 10 hari terakhir bulan ramadhan, dan biasanya pada tanggal-tanggal ganjil, seperti tanggal 21, 23, 25, 27, dan 29 ramadhan. 

Mengapa malam lailatul qadhar itu selalu dinanti-nanti? Karena beribadah satu malam pada malam lailatul qadhar itu lebih baik dari pada beribadah 1000 bulan pada malam-malam/hari-hari biasanya, dan dosa-dosa kita diampuni oleh Allah SWT. 

akan tetapi itulah susahnya karena kita tidak ada yang tahu kapan malam lailatul qadhar tersebut terjadi. 

Untuk itu Nabi Muhammad SAW menganjurkan agar mencari malam lailatul qadhar di 10 terakhir bulan ramadhan, terutama tanggal-tanggal ganjil.

Berikut ini tanda-tanda datangnya malam lailatul Qadhar: 

1) udara dan angin pada malam itu terasa tenang, tidak terlalu dingin dan tidak pula terasa panas. 

2) merasakan nikmat yang lebih saat berbadah dibandingkan malam lainnya. Pada malam lailatul qadhar, para malaikat turun ke bumi dan mereka memberikan rahmat serta membuat ummat Islam yang beribadah merasa lebih tentram dan damai. 

3) angin berhembus dengan lembut. Pada malam itu angin berhembus dengan sejuk dan membawa kesejukan bagi ummat Islam. 

4) malam hari tampak terang. Malam hari tampak terang meskipun bulan hanya terlihat separuh, karena pada malam lailatul qadhar langit tidak ditutupi awan sedikitpun. 

5) terkadang tanda-tanda malam lailatul qadhar diperlihatkan oleh Allah melalui mimpi orang mukmin. 

6) mahatari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar.

Tanda-tanda tersebut tentunya tidak semua orang bisa merasakannya. Oleh karena itu, setiap ummat Islam dianjurkan untuk mencari malam lailatul qadhar dengan cara bersungguh-sungguh dalam beribadah kepada Allah SWT. 

Untuk itu marilah kita berlomba-lomba mencari malam lailatul qadhar. Karena malam lailatul qadhar hanya terjadi sekali dalam setahun yaitu hanya pada bulan ramadhan saja.