Tak Puas Hasil Rekapitulasi Pilkades, Warga Pamaroh Pamekasan Gruduk Balai Desa

Header Menu

Cari Berita

Tak Puas Hasil Rekapitulasi Pilkades, Warga Pamaroh Pamekasan Gruduk Balai Desa

Thursday, September 12

PAMEKASAN, distriknews.com- Ratusan warga Desa Pamaroh Kecamatan Kadur, Pamekasan, menggruduk balai desa setempat meminta kejelasan hasil keputusan pemilihan Kepala Desa (Kades) yang di tuding ada penggelembungan suara, Kamis (12/09/2019).

Berdasarkan pantauan distriknews.com dilapangan warga yang mendatangi balai desa tersebut merupakan pendung salah satu calon kepala desa yang tidak menerima hasil keputusan rekapitulasi oleh P2KD Desa Pamaroh.

Koordinator aksi Cholil Minhaji mengatakan, kedatangannya menunggu hasil yang akan diumumkan oleh Ketua P2KD yang telah sepakat akan dilaksanakan pada hari ini, pukul 13.00.

“Kemarin setelah selesai penghitungan, kita temukan indikasi kecurangan di salah satu Dusun berupa penggelembungan suara,” katanya.

Dikatakan, penggelembungan itu berupa ketidaksesuaian hasil rekapitulasi dan daftar hadir pemilih.

Ketika dilakukan pengecekan, kata Cholil Minhaji, jumlah surat suara yang terpakai lebih besar dari jumlah daftar hadir pemilih. Ada penggelembungan sekitar 18 suara.

Daftar kehadiran pemilih sejumlah 3619, tetapi surat suara yang terpakai, baik terpakai untuk paslon 01, 02, maupun 03 dan serta yang tidak sah berjumlah 3637 suara,” Ujarnya.

Massa tersebut juga meminta agar panitia pemilihan kepala desa (P2KD) melakukan diskualifikasi terhadap Asy’ari, yang dalam pilkades memperoleh suara terbanyak. Sebab merugikan salah satu cakades.

“Kami menggugat, karena merugikan pihak kami, yaitu Cakades nomor 1 atas nama Afif Amrullah,” katanya.

Pilkades Desa Pamaroh, diikuti tiga Cakades. Masing-masing Afif Amrullah, Syafiuddin, dan H Asy’ari.

Dari hasil rekapitulasi panitia, Cakades No urut tiga atas nama Asy’ari mendapatkan suara terbanyak. Namun meski demikian, P2KD belum melakukan penetapan pemenang. (Heb)