INOVASI Jatim Ikut Serta dalam Peringatan HAI Jatim

Header Menu

Cari Berita

INOVASI Jatim Ikut Serta dalam Peringatan HAI Jatim

Wednesday, November 6

JATIMAKTUAL.COM, NGAWI - Pada 6 November 2019, Program INOVASI Jatim mendapatkan kepercayaan ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Jatim untuk mewakili Dinas Pendidikan Provinsi Jatim menunjukkan hasil karya literasi dari sekolah mitra dalam rangka Peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) di Ngawi dimana Pemerintah Provinsi Jatim menjadi pelaksana. Kegiatan yang berlangsung mulai 6-8 November 2019 diikuti oleh 52 peserta diantaranya 38 Dinas Pendidikan Kab/Kota se-Jatim, para pemerhati dan pelaksana kegiatan literasi dari berbagai unsur, Perpustakaan Daerah, Balai Bahasa, perbankan dan sekolah-sekolah yang fokus dalam peningkatan literasi. Kegiatan dibuka oleh Plt. Asisten III Setdaprov Jatim Himawan Estu Bagijo mewakili Gubernur Jatim, yang didampingi oleh Bupati Ngawi Budi Sulistyono. Dalam sambutannya, Himawan berharap kegiatan ini dapat membantu Jatim terbebas dari buta Aksara dan menguatkan literasi di setiap kab kota.

Stan INOVASI sendiri bekerjasama dengan sekolah-sekolah mitra Muhammadiyah di Ngawi yakni: SD Muhammadiyah 1 Ngawi, SD Muhammadiyah 1 Ngrambe, MI Muhammadiyah Kartoharjo, dan MI Islamiyyah Muhammadiyah Walikukun. Mereka menampilkan beragam hasil karya literasi guru dan siswa, diantaranya media-media literasi, buku besar, buku-buku hasil karya siswa dan guru, lukisan bercerita karya siswa, buku catatan harian literasi siswa, dan masih banyak lagi.

Himawan dan Budi setelah membuka kegiatan, kali pertama mengunjungi stan INOVASI. Mereka sangat terkesan dengan beragamnya produk literasi hasil karya sekolah Muhammadiyah di Ngawi. “Saya berharap hasil karya guru dan siswa yang sudah bagus ini dapat menular ke sekolah-sekolah yang lain, dan 4 sekolah mitra INOVASI ini dapat menjadi percontohan. Apalagi salah satu sekolah mitra yakni SD Muhammadiyah 1 Ngawi baru saja memenangkan Juara 1 Lomba Budaya Mutu tingkat nasional untuk jenjang sekolah dasar berkat beragam program literasi di sekolahnya. Ini merupakan contoh yang bagus yang layak untuk ditularkan ke sekolah lainnya,” terang Bupati Ngawi.*